Pemasaran Barang dan Jasa


A. Segmentasi (Segmentation) (Halaman 99)

Segmentasi Pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda.

  • Tujuan Segmentasi:

    1. Mengarahkan kegiatan pemasaran pada segmen yang sudah ditentukan sebelumnya.

    2. Memungkinkan perusahaan lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya.

    3. Menjadi basis penentuan strategi, taktik, dan nilai (

      value) secara keseluruhan.

  • Basis Segmentasi Pasar Konsumen Akhir:

    • Karakteristik Deskriptif: Segmentasi Geografis (wilayah, iklim), Demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan), dan Psikografis (gaya hidup, kepribadian).

    • Karakteristik Perilaku: Segmentasi berdasarkan occasion (kesempatan), status pengguna, dan tingkat loyalitas.

    • Peran Pengambilan Keputusan: Lima peran penting dalam pembelian: Initiator, Influencer, User, Decider, dan Buyer.

  • Basis Segmentasi Pasar Konsumen Bisnis: Meliputi variabel Demografis (industri, ukuran perusahaan, lokasi), Variabel Operasi (teknologi, kemampuan konsumen), Pendekatan Pembelian, Faktor Situasional (urgensi, ukuran pesanan), dan Karakteristik Personal.


B. Penargetan (Targeting) (Halaman 110)

Penargetan Pasar adalah proses mengevaluasi dan memilih segmen pasar yang paling menarik untuk dimasuki dan dilayani oleh perusahaan.

  • Kriteria Evaluasi Segmen Pasar: Meliputi ukuran dan pertumbuhan segmen, daya tarik struktural segmen (persaingan), dan sasaran serta sumber daya perusahaan.

  • Strategi Penargetan Pasar (Market Targeting Strategy):

    1. Undifferentiated Marketing (Pemasaran Massal): Mengabaikan perbedaan segmen dan fokus pada kebutuhan umum, menggunakan satu bauran pemasaran untuk semua.

    2. Differentiated Marketing (Pemasaran Terdiferensiasi): Memasarkan produk dengan bauran pemasaran yang berbeda untuk memuaskan beberapa segmen pasar.

    3. Concentrated Marketing (Pemasaran Terkonsentrasi/Niche): Berfokus pada kegiatan pemasaran yang memuaskan satu segmen pasar saja. Cocok untuk usaha kecil dengan sumber daya terbatas.

    4. Micromarketing: Menerapkan kustomisasi produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan selera individu dan lokasi tertentu (local marketing atau individual marketing).


C. Positioning (Halaman 117)

Positioning adalah tindakan merancang citra dan penawaran perusahaan agar menempati tempat yang unik dan berarti dalam pikiran pasar sasaran.

  • Prosedur Penetapan Positioning:

    1. Mengidentifikasi Keunggulan Kompetitif: Dapat dianalisis menggunakan Peta Persepsi (Perceptual Map) untuk memvisualisasikan posisi merek berdasarkan atribut penting relatif terhadap pesaing.

    2. Desain Dimensi/Fitur Efektif: Posisi dapat dikomunikasikan melalui merek, slogan, penampilan, atau fitur produk. Perusahaan dapat melakukan diferensiasi melalui lima dimensi:

      produk, layanan, personalia, saluran distribusi, dan citra.

    3. Koordinasi Bauran Pemasaran: Seluruh elemen bauran pemasaran (4P/7P) harus disesuaikan dengan posisi yang diinginkan untuk menghindari kebingungan pelanggan dan menyampaikan pesan yang konsisten.


D. Rencana Pemasaran dan Bauran Pemasaran Jasa (Halaman 121)

1. Rencana Pemasaran (Marketing Plan)

Rencana pemasaran adalah dokumen tertulis yang meringkas pembelajaran pemasar mengenai pasar dan rencana perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran.

  • Isi Rencana Pemasaran:

    • Ringkasan Eksekutif dan Daftar Isi.

    • Analisis Situasi: Latar belakang data (penjualan, biaya, pesaing) dan analisis SWOT.

    • Strategi Pemasaran: Mendefinisikan misi, tujuan, dan posisi kompetitif.

    • Taktik Pemasaran: Menguraikan aktivitas pemasaran yang akan dilaksanakan (keputusan mengenai barang/jasa, harga, saluran, dan komunikasi).

    • Proyeksi Keuangan: Meliputi perkiraan penjualan, pengeluaran, dan analisis break even.

    • Kendali Implementasi: Menguraikan tujuan dan anggaran untuk mengawasi kegiatan dan menyesuaikan implementasi.

2. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Bauran pemasaran adalah strategi yang memadukan seperangkat variabel yang dapat dikendalikan perusahaan untuk memengaruhi reaksi konsumen di pasar sasaran.

  • Bauran Pemasaran Jasa (7P): Untuk produk jasa, digunakan bauran pemasaran yang diperluas, yaitu 4P (Product, Price, Place, Promotion) ditambah 3P (People, Process, Physical Evidence).

Elemen Tambahan (3P)Keterangan
People (Orang)

Sumber daya manusia (karyawan, manajemen, pelanggan). Penting untuk rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan motivasi karyawan agar menghasilkan kinerja yang terbaik.

Process (Proses)

Pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Tujuannya adalah menemukan proses yang efektif untuk memproduksi barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan konsumen dalam batasan biaya.

Physical Evidence (Bukti Fisik)

(Meskipun tidak dirinci, ini merujuk pada lingkungan fisik di mana jasa diciptakan dan tempat interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan berlangsung) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Pelayanan Prima dalam Penjualan