Mengenal Ragam AI
Bab 2 menjelaskan
bahwa AI dapat dikategorikan dalam dua cara utama: berdasarkan
tingkat kemampuan yang
dimiliki dan berdasarkan fungsi atau penerapan di dunia nyata.
1. Jenis-Jenis AI
Berdasarkan Kemampuannya (Level Kecerdasan)
Klasifikasi ini
mengukur sejauh mana kemampuan intelektual AI mendekati atau melampaui
kecerdasan manusia. Terdapat empat kategori, sering disingkat
|
Jenis AI |
Deskripsi |
Contoh |
|
Mesin Reaktif (Reactive Machines) |
AI paling dasar. Hanya dapat menanggapi
situasi saat ini (tidak memiliki memori). |
Program catur Deep Blue (hanya melihat papan
saat ini). |
|
Memori Terbatas (Limited Memory) |
AI dapat menyimpan data historis dalam waktu
singkat untuk membuat keputusan di masa depan. Ini adalah jenis AI yang
paling umum saat ini. |
Mobil swakemudi (mengingat kecepatan mobil
lain) dan asisten virtual. |
|
Teori Pikiran (Theory of Mind) |
AI hipotetis yang dapat memahami emosi,
kepercayaan, dan niat makhluk lain (manusia atau AI lain). |
(Belum sepenuhnya ada/masih dalam penelitian)
. |
|
Kesadaran Diri (Self-Awareness) |
AI hipotetis yang tidak hanya memahami dunia,
tetapi juga memiliki kesadaran, kehendak, dan emosi diri sendiri. |
AI fiksi ilmiah (seperti Skynet atau HAL
9000). |
Export to Sheets
2. Jenis-Jenis AI
Berdasarkan Fungsinya (Penerapan)
Klasifikasi ini
mengukur berdasarkan kegunaan atau domain aplikasinya:
- AI Lemah (Narrow AI): Dikenal juga
sebagai AI Spesifik. AI ini dirancang dan dilatih untuk menyelesaikan satu
tugas yang sangat spesifik dan terbatas.
- Contoh: Sistem rekomendasi YouTube, facial
recognition di ponsel, atau Asisten Virtual.
- Kenyataan: Semua AI yang digunakan secara
luas saat ini adalah Narrow AI.
- AI Kuat (General AI atau AGI):
AI hipotetis yang memiliki kemampuan kognitif setara manusia. Ia dapat
memahami, belajar, dan menerapkan pengetahuan untuk memecahkan masalah di
berbagai domain.
- Superintelligence (ASI): AI
hipotetis yang kemampuan intelektualnya jauh melebihi semua kemampuan
kognitif manusia (misalnya dalam kreativitas, pemecahan masalah, dan
kecepatan berpikir).
3. Mengenal AI
Generatif dan Prompt Engineering
Bab ini juga
memperkenalkan teknologi AI yang mampu
menciptakan konten
baru (teks, gambar, kode, musik) alih-alih hanya menganalisis data yang sudah
ada.
- AI Generatif (Generative AI):
Sistem AI yang dilatih dengan data besar untuk menghasilkan output yang
orisinal dan realistis, yang belum pernah ada sebelumnya.
- Contoh: ChatGPT, Gemini, dan Grok (untuk
teks).
- Prompt Engineering: Keterampilan penting
yang harus dimiliki siswa untuk berinteraksi dengan AI Generatif. Ini
adalah seni menyusun
perintah atau
instruksi yang jelas, detail, dan efektif (prompt) agar AI menghasilkan
output yang diinginkan secara akurat dan kreatif.
Aktivitas dan proyek
pada bab ini mendorong siswa untuk bereksplorasi dengan alat AI seperti asisten
virtual, mencari contoh
Narrow AI, dan melatih keterampilan prompt
engineering untuk membuat cerita interaktif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.